Senin, 20 April 2015

Efek Samping Seminggu Setelah Ikut Dee’s Coaching Clinic


Hari ini tepat seminggu acara Dee’s Coaching Clinic Makassar yang sudah berjalan lancarnya  dan eufora keseruan acara masih terasa. Seperti  minum obat dengan dosis melebihi anjuran dokter.  Alam pikiranku memberi stimulus dengan kecepatan tinggi tidak seperti biasanya, tak sabar rasanya untuk lahirin bayi baru di blogku ini, kalo di runut range waktu, merekahnya tulisan ini cukup singkat, hanya selang seminggu setelah nulis review rangkuman acara terebut. Balada kerja kantoran ya gitu, full waktunya di weekend atau after office hour, paling sekarang kalo ada tercetus ide di note dulu point-pointnya nanti rangkumannya di weekend, jadi ingat pelajaran minggu lalu bagaimana Mba Dee memperlakukan celengan idenya.
Jadi ceritanya gini, kedepannya aq pribadi sudah susun rencana-rencana , laksana menyusun tumpukan baju baju  agar tertata rapi, dibidang menulis dalam rangka self development, moga moga semesta mendukung, Aminnn.  Nahhh rencananya apa aja...

Mulai dari rencana pertama, meluangkan lebih banyak waktu membaca dibanding sebelum-sebelumnya , berarti ada kegiatan sebelumnya yang harus di eliminate,  membaca apa yang kira-kira membuatku enjoy untuk baca itu, sudah ada beberapa yang masuk list diantaranya : buku seputaran travelling, buku tentang pengembangan diri self motivation baik sisi psikologi maupun sisi Agama, Buku tentang “Duit” ataupun blog-blog yang related, hmmm standard emang rencana pertama ini, sounds familiar hahaha apa karena sudah berulang terucapkan :D, sudah berulang menggerogoti isi kepala , cumannn bedanya saat ini aq udh tulis dalam komitmen blogku , jadi dia semacam target untuk diri sendiri, yang paling penting adalah action
target selesaiin baca buku-buku yang masih pending, beberapa diantaranya bahkan sudah di beli dari 2014 lalu dannn ternyata bungkusan plastiknya pun belum kebuka (gambar)

Rencana kedua, lebih banyak menulis, sementara menulis di blog, media yang paling mudah, menulis what you feel and how youl feel , apa dan bagimana yang sedang ada di pikiran, yach biar ng lupa aja, termasuk meminimalisir datangnya makhluk yang namanya  “menunda”, target kali ini ada kenaikan signifikan judul-judul baru di blogku setiap bulannya. Whereever aq pergi berati laptop ini kudu ngekor, kecuali ke toilet ama tempat makan yach ya....

Rencana ketiga, lebih banyak bergaul, ngobrol dengan penulis dan orang-orang yang doyan menulis, karena saya percaya apa diri kita saat ini adalah hasil “tularan” dari  orang-orang dilingkungan sekitar, jangan pernah malu untuk bertanya ke orang-orang yang lebih dulu menggeluti bidang ini, action konkritnya aq sudah daftar sebagai volunteer di Makassar International Writing Festival (MIWF) 2015, pilihnya sebagai moderator dan atau pendamping, kenapa memilih bidang ini, biar bisa lebih banyak waktu untuk ngobrol dan mendengar pengalaman dari para penulis kece dari tamu-tamu MIWF,  meminimalisir keseringan foto-foto yang ng gitu perlu, lebih fokus pada tujuan, mudah-mudahan sh bisa lolos tes, karena denger-denger panitia udah terima banyak aplikasi, TETAP OPTIMIS ! :)

Rencana keempat, browsing lebih sering mengenai pelatihan kepenulisan, daftar dan ikutin,  dengan begini akan memperkaya serta mengasah ketajaman dalam menulis, nah caranya gimana, bisa dengan follow twitternya, liat aktivitas mereka di sosmed, tidak lupa juga, aq mau ngirim cerpen yang sudah lama tersimpan di laptop, yach dari pada dia nganggur lama dalam hardisk. 

Rencana kelima, pengen rasanya unpaid leave sebulan, keluar sementara dari rutinitas kantor, mungkin tidak dalam waktu dekat ini ya, plan-nya  I will allocated me/my/mine time for my hobby “travelling” or new hobby “writing”, atau bahkan kombinasi keduanya , nah klo rencana kelima ini berjalan atau tidaknya besar pengaruh decision dari faktor eksternal tentunya, mudah-mudahan sh di approved :D

Rencana-rencana diatas yang memang masih warna  abu-abu muda, mudah-mudahan bukan suatu hal yang muluk-muluk ya, bahkan aq pun merasa hal ini belum menjadi lebih clear dan konkrit, kalo kata Mba Dee saat menit-menit menjelang break di sesi 1 , Konkritkan yang Abstrak !
Jadi ceritanya tulisan ini masih bersambung, aq dilanjutin lagi setelah sebagian besar dari kelima rencana diatas terealsisasi (sebagian atau seluruhnya dh). Sampai bertemu di blog berikutnya dengan judul yang sama “efek samping xxx  setelah Ikut Dee’s Coaching Clinic”, kode xxx ini masih jadi sandi  dulu,  di akhir, saya ng bosan-bosannya terima kasih ke semua pihak pihak yang menjadi booster lahirnya tulisan ini :)

Senin, 13 April 2015

Dee Coaching Clinic - Makassar

(Kemarin) 12 April 2015, tamu istimewa buat teman-teman Makassar yang suka dengan dunia menulis (termasuk saya) yappp benerr Mba Dewi Dee Lestari emaknya Supernova, Dee Coaching Clinic (DCC)  acara ini dikemas dengan kerjasama penerbit Bentang pustaka, acara ini di adakan di 5 kota : Solo, Medan, Surabaya, Jakarta dan Makassar, walaupun acara ini di pengumuman awal, Makassar adalah kota pertama untuk penyelenggaraan DCC ini namun mungkin ada kendala namun akhirnya Makassar menjadi kota terakhir, but No Problemo , It's Ok , sebulan bukanlah waktu yang lama untuk menunggu, ditambah lagi bonusnya adalah selain sharing bagaimana dunia menulis, kita juga bisa tanya-tanya film "Filosofi Kopi" yang baru launching 3 hari yang lalu dan mendapatkan respon positif baik bagi para coffee lovers, addection maupun pecinta perfilman Indonesia, oh iya sebelum cerita panjang lebar tentang acara Dee Coaching Clinic di Makassar, from Deep of my Heart congratulation to Mas Angga dan Mba Jenny, perpaduan ciamik diantara keduanya bisa mengubah konsep asli cerpen yang sekitaran 20-30an halaman menjadi kurang lebih 2 jam di layar Theatre Indonesia (Review FilKop, lanjut di halaman lain :D )
Any way, untuk ikut DCC ini tidak ada bayar-bayaran, kita hanya diminta membuat review Supernova edisi Gelombang yang akan menjadi tiket masuk nantinya siapa yang berhak ikut akan ditentukan oleh team Bentang, dan H-4 sebelum acara berlangsung datanglah email dari promosi@bentangpustaka.com menghampiri di account emailku, kalimat pertama yang terucap ...yeyyyy... senengnyaaaa tak terhingga, setelah beberapa kali ngetweet ke @bentangpustaka buat jaga2 sebenarnya sekaligus khawatir review gelombangku kelewatan ama tim bentang :)
Email dari team Bentang

Materi dan Konsep DCC sendiri dikemas dengan diskusi, jadi salah satu isi dari email diatas meminta kita mengirim 3 pertanyaan seputar dunia menulis dan tidak bersifat personal . ya iyalahhh masa mau nanya: Mba Dee klo pagi-pagi olah raganya apa yach :) dan pertanyaan-pertanyaan ini lah yang menjadi bahan diskusi, acaranya dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama Mba Dee membuka sesi dengan menjawab rangkuman pertanyaan-pertanyaan kami dan menjelaskannya menjadi satu kesatuan sementara sesi 2 nya sharing dan tanya jawab dari peserta

Sesi 1, Mba Dee membukanya dengan pertanyaan dari peserta kenapa dan bagaimana menulis ?, singkatnya apa yang akan di tulis sebenarnya dekat diri kita tentang apa yang ingin di baca, tentang apa yang disuka dan apa yang sedang di khayalkan lahirlah apa yang akan ditulis dari ide, kabar baiknya siapa yang disukai oleh ide orang-orang yang senantiasa berfikir kreatif, berfikir kreatif disini bukan berarti berfikir lain dari yang lain yach , orang yang peka dan panca indera yang paling tajam adalah indera penciuman, dan yang paling penting punya disiplin (disiplin dalam mengelola dan mengalokasikan waktu). Pemetaan cerita menjadi landasan awal, banyak penulis pemula termasuk saya pastinya yang di penuhi isi kepalanya dengan berbagai cabang ide, eetapinyaaa saat di tuangkan kedalam tulisan kok cuman segini yach ... eng ing eng... kemana perginya isi kepala yang penuh tadi , nah ini yang perlu dituangkan, kata kuncinya menurut Mba Dee "Konkritkan yang Abstrak", "Kuantifikasi yang Kualitatif", mungkin yang tadi karena isi kepala yang sifatnya masih abstrak banyak cabangnya jadi perlu dituangkan dalam satu kerangka, ibaratnya jika ingin berjalan dari pulau A ke pulau B ada banyak jalur yang bisa dilalui, buatlah semacam pulau-pulau kecil untuk persinggahan sehingga bagaimana untuk sampai ke pulau B memiliki kerangka jalan yang jelas ... aseekkk ilmunya nh , mantapppp :) Lanjuttt ya..
3 Act Structure , jadi kalau suatu jalan cerita dibagi 3 terdiri :
1. Tesis --> status quo yang harus berubah
2. Anti Tesis --> yang seharusnya tidak terjadi, didalamnya ada Mid Point perpindahan didalamnya
3. Sintetis --> yang seharusnya terjadi dan menjadi penutup dari cerita
di dalam 3 act structure ada namanya katalis* 
* Katalis menurut wikipedia: "merupakan senyawa kimia yang dapat mempercepat reaksi tanpa perubahan bentuk/struktur dari katalis tersebut. Cara kerjanya yaitu dengan menempel pada bagian subtrat tertentu dan pada akhirnya dapat menurunkan energi pengaktifan dari reaksi, sehingga reaksi berlangsung dengan cepat" ups maksudnya disni kalau dari cara pandang sastra dan menulis ala Mba Dee yakni pemicu perubahan.
 Mba Dee sedang menjelaskan 3 Act Structure


seperti inilah  yang diterapkan di Intelegensi Embun Pagi
*) Photo diambil dari Instagramnya penulis

Lanjut ke bagaimana berteman dengan ide, ide ini jika dianggap sebagai makhluk hidup ibarat dia akan menempel ke sesuatu yang dia suka, yakni personifikasi  dan bagaimana ide itu di perluas di medan kesadaran, dan penting juga bagi penulis untuk riset sebanyak-banyaknya, tidak harus datang ke suatu tempat untuk bercerita tentang daerah tersebut, bisa dengan mewawancarai orang lain bahkan Mba Dee sendiri mewawancarai travel guide tempat dia akan menceritakan daerah tersebut  secara detail termasuk pertanyaan apa yang tidak terpikirkan misalnya bagaimana warna air, warna tanah, pohon yang tumbuh dsb

Setelah break selesai masuk ke sesi 2, tanya jawab dari peserta yang langsung mengutarakan pertanyaan yang masih ganjal dan belum tuntas di sesi 1 tadi, cukup banyak sebenarnya pertanyaan dari peserta, namun saya ambil beberapa saja termasuk penjelasan pertanyaan dari saya tentunya :)
---
Q : Bagaimana menilai cara pandang dari orang lain tentang bagaimana tulisan kita , dimana kita sendiri pun sudah larut dan subyektif dengan tulisan itu
A : Gunakan Beta Leader, orang-orang yang berupa cermin akan tulisan kita, tentu saja pilih orang-orang yang tepat, tau tentang kepenulisan dan suka menulis atau bisa melibatkan editor dan pada akhirnya selesai diamkan beberapa waktu tulisan tersebut agar saat dibaca kembali akan menjadi fresh kembali untuk dibaca
---
Q : Bagaimana dalam penentuan tokoh
A : Buat kerangka di masing-masing tokoh, beri ciri khas di dialog misalnya penyebutan "I am" yang dalam bahasa indonesia bisa menggunakan saya, aq, gue, ane dll
---
Q : Bagaimana menciptakan ending cerita yang baik
A : Endingnya tidak perlu mencari cari sesuatu lain dari yang lain, justru hal yang tidak biasa ini yang belum tentu di respon baik oleh pembaca, namun proses menuju endingnya ini yang terpenting.
---
Q : Apa rencana selanjutnya Mba Dee setelah Intelegensi Embun Pagi selesai, apa seperti ilustrasi di film FilKop dimana Ben justru berhenti meracik kopi setelah berada di puncak saat memenangkan taruhan 1 Milyar walaupun endingnya dia balik lagi dengan konsep berbeda.
A : Tidak ada kata berhenti dalam berproses kreatif, lebih baik terus mendaki dari pada menurun , saat ini memang alokasi waktu untuk menuntaskan Supernova, setelahnya masih ada PR yang menunggu, salah satunya menyelesaikan buku buat bagaimana cara menulis

Closing statementnya, teruslah berkarya, menanjak, jangan berhenti, suatu hari nanti seiring waktu berjalan akan temukan gaya menulismu... sedappp salam structure 1, 2A - Mid Point - 2B, 3

yang ini juga bagian yang tidak kalah pentingnya book signing dan photo-photooo
Mirip ng mirip ng, yach ng lahh ngacoo


Overall, acara yang berlangsung kurang lebih 3 jam: enjoy, pembawaan materinya lucu tidak membosankan, serasa tidak sedang berada dalam kelas, Mba Dee yang friendly dan pastinya apa yang di sampaikan bermutu,  memang benar teori mengatakan jam terbang ng akan pernah bohong :)
Bekal menulis dalam 4 halaman
Setelah rangkuman acara selesai sesi pengumuman siapa yang berhak lunch bareng Mba Dee, sayangnya pemenangnya cuman di pilih 1 dan beruntunglah teman saya Patricia yang sudah niat setulus hati jauh-jauh datang dari Kendari demi bertemu Mba Dee. Hari ini selain mendapatkan ilmu menulis tadi, satu hal pelajaran hidup yang saya dapatkan tentang bagaimana dia memperjuangkan sesuatu, memperjuangkan apa yang dia inginkan, full of extra effort, dan saya yakin Mba Dee pun akan terharu, worth it, terbayarkan usaha yang tidak sia-sia. Tuhan tidak pernah salah dalam memilih siapa yang seharusnya "berhak", walaupun saya juga kepengenn sebenarnya diajak lunch bareng Mba Dee :) , tapi it's ok saya pun mengakui Patricia yang lebih berhak mendapatkan "hadiah"nya.

Pesan dan permintaan buat Bentang, dan saya rasa teman-teman Makassar yang suka nulis sepertinya setuju, permintaanya gini : "Wahai Bentang, penerbit kondang yang sering menghadirkan para penulis-penulis kece, sering-seringlah adain acara semacam ini, kami haus , kami iri dengan teman-teman khususnya yg ada daerah Jawa yang senantiasa menjadi tempat yang kau pilih, kami pun senantiasa akan senang menyambut untuk dipilih" baik itu di kemas dalam sesi sharing seperti DCC ini maupun dikemas dalam bentuk lain, sampai bertemu kembali dan Million of Thanks Makassar menjadi salah satu pilihan acara Dee Coaching Clinic ini.

Senin, 06 April 2015

Nic & Mar - Line Story

Paris, Praha, Far Away arrggghhhh kenapa 3 kata ini yang bakalan saya sebut kalau di tanya tentang serial Nic & Mar yang lalu lalang di line Story sejak 13 Maret 15 sampai 3 April 2015 setiap kamis dan jumat, dan kenapa juga saya kepengen nulis di blog ku tentang serial ini, ada beberapa alasannya :
1. Paris dan Praha, salah satu dream trip ku di tahun depan (2016) bisa mengunjungi daerah ini (Aminn)
2. Romantisme cerita yang bikin greget setiap serialnya untuk menunggu episode berikutnya
3. Sebenarnya alur ceritanya sh klasik drama Indonesia, cuman karena acting para aktor dan aktrisnya, Nicolas dan Mariana yang pas,  di tambah make up dan penampilan/kostum mereka juga ng berlebihan, cocok lah dengan setingan lokasinya
4. Suka ama pengucapan pronunciation English and France di dialog Nic & Mar ini

Well, singkat cerita satu persatu episodenya ya,
Episode 1
Awal dari cerita drama, saat Nic tiba di Paris dan meghubungi Mar untuk ketemuan 
Episode 2
Cerita jalan-jalan Nic & Mar selama di Paris, gimana mereka makan bareng so sweettttt, envyy
Episode 3
Jalan jalan solo Nic , saat itu karena Mar lagi kerja jadi ng bisa nemenin, sampai akhirnya Nic menghubungi Mar untuk ditemenin jalan-jalan lagi
Episode 4
Episode ini menurutku episode paling so sweeet dan romantis diantara 3 episode sebelumnya, saat Nic masak buat romantic dinner mereka berdua, duhh cowok idaman banget dh klo dia bisa masak , dan sampai akhirnya mereka janjian liburan ke Praha
Episode 5
Mereka liburan di praha, konflik mulai terjadi saat salah satu teman perempuan mereka menghubungi Nic yang hanya menanyakan cara menggunakan kamera barunya, cemburu dehh si Mar dibuatnya, sampai-sampai obrolan lunch mereka jadi terganggu dan suasana romantis itu jadi bubarrr

Episode 6 
Masih di Praha, konflik mulai menurun, saat Mar yang sepertinya masih cemburu, jalan-jalan sendirian dan ternyata Nic mengikuti dari belakang, akhirnya baikkan lagi yach, oh iya aq tulis ulang salah satu dialog mereka saat keliling naik perahu di kota Praha
Mar : Kita udh lama yach ng gini ?
Nic : Ng gini gimana jalan-jalan, naik kapal, berduaan gt maksudnya
Mar : Iya
*hening
Nic : hubungan 2 orang itu ng gampang ya, walaupun udh cocok udh saling kenal, tp kyknya itu aja ng cukup
Mar : jadi kurang apa ?
Nic : yaa diapain aja ng cukup, they need to share the same dream, they need to work the same place
Mar : Jadi kamu maunya apa ?
Nic : Aq cuma mau membuat semuanya jadi sederhana Mar, cuman itu
hmmmm
Episode 7
Closing , saat mereka makan bareng dan di resto itu ada seorang bapak yang sedang bermain piano, dan Nic meminta ke Mar untuk memainkan piano untuknya, saat itu Nic bertanya ke Mar, dialognya kurang lebih "Menurutmu kalau kamu ng pilih pindah ke luar , apa kita bakal masih sama2 ng ? Mar kemudian hening
Dan serial drama pun selesai, endingnya pertanyaannya blm sampai dijawab ama Mar sh, hmm kira-kira jawaban Mar apa ya? ekspresinya sh diam, bukannya wanita klo ditanya dan jawabannya diam berarti IYES, apa iya Mar ikut Nic balik ke Indonesia?

Begitu semua episodenya selesai, sambil senyam senyum membayangkan nantinya kehidupanku seromantis di drama ini grrrrr

Walaupun dramanya ini tergolong bagus ada kelemahan serial ini:
1. Terlalu LINE banget , yach iyalah sponsor dan yang biayain sampai drama ini ada khan mereka , gimana shh
2. 2 serial terakhir (serial 6 dan 7) sepertinya pembuatannya terburu-buru dan durasinya lebih pendek, apa karena udh mau closing jadi klimaksnya sudah menurun?

Pertanyaan ke yang punya pembuat drama ini yang tidak terungkap sampai serial selesai , siapa yach orang yang sering diajak chat via Line ama Nic di dialog terakhir di setiap episodenya.
Kalau di ceritain gini mungkin "greget" romantisnya belum dapat, bagi yang belum nonton, nonton dh, lumayan kok, minimal nanti kalau ke paris dan praha udh ada bayangan kedua kota ini seperti apa :)
Aq JUGA cuman mau membuat semuanya jadi sederhana
See U in Paris

Sabtu, 21 Maret 2015

Umroh Ramadhan 2015 - Part 1

Dinihari pukul 00.04 21 Maret 15, oh iya tepat hari ini adalah Hari Nyepi, ditengah-tengah nyepi dikamar, selesai juga dunia booking-booking tiket setelah pencarian dan pendalaman panjang jiahhh lebay, jadi ceritanya gini, waktu menyusun vision and mission 2015 #hayyah di penghujung 2014, kepengen 2015 ini menjadi pribadi yang lebih baik lagi (sebenarnya kemarin-kemarin sih prinsipnya let it flow ng pernah nyusun-nyusun target tuhh tp kali 2015 ini berbeda), rencana yang pertama adalah untuk Ramadhan 2015 ini bisa berlebaran di tempat yang berbeda.Di tulisan ini aq kepengen sharing tentang kegalauan sebulan terakhir saat mau ikut Umroh Ramadhan Semi Backpacker, jangan tanya kenapa mesti semi backpacker yach karena jawabannya udh jelass, tapi sebenarnya ng ada kata mahal jika Allah Menghendaki

Cerita awalnya saat hunting, googling, tanya-tanya sana sini tentang Umroh Backpacker ini, tapi ng bisa disebut umroh full backpacker juga sh, karena sebagian akan di urusin travel, ada beberapa hal yang kita tidak bisa handle langsung sendiri dan harus melalui perwakilan yang sudah di tunjuk misalnya Visa dan Muhrom, pengaturan bis dan penginapan selama disana, tidak termasuk makan selama disana, istilahnya kita sebut Land Arrangement (LA) dan itu di setor ke travel yang bantuin kita untuk urusan tadi, makanya diawal aq bilang umroh semi backpacker
Awalnya dapatlah 2 group fanpage di fesbuk (terima kasih mark udh buatin fesbuk) tentang group-group mandiri yang ngadain jadwal umroh bareng, bagi yang mau googling aja langsung group "Pemburu Tiket Umroh" nama adminnya Mba Azizah dan group yang kedua "Ayo ke Mekah (dari umroh backpacker hingga haji plus) nama adminya Mba Butet, semoga mereka di beri kesehatan dan kesuksesan sudah inisiatif untuk group admin ini, Aminn
Karena tujuan awalnya mau Umroh Ramadhan, makanya browsingnya spesifik ke group yang akan berangkat di Ramadhan tersebut dapatlah 3 group yang akan berangkat. Dan singkat cerita sampai kepada diskusi via whatsup dengan team leadernya.
Group yang pertama, berangkat 4 Juli - 21 Juli 2015 dengan 4 alternatif flight (Jetair, SaudiAir, QatarAirline,SrilankaAir) di fasilitasi oleh travel Menara Wisata sementara 2 group lainnya dengan team leader yang berbeda berangkat 5 Juli - 20 Juli dengan 2 alternatif flight (AirAsia dan Jetair) di fasilitasi oleh travel yang berbeda juga, rencana awal  pengen gabung dengan group yang kedua (yang berangkat 5 - 20 Jul) karena pertimbangannya flight yang dipilih AirAsia rute KL-Jeddah PP termasuk harga termurah yang available saat itu, pertimbangan lainnya masalah waktu, bertepat dengan jadwal cuti serta connecting dengan flight dari dan ke Makassar, tapi entah kenapa tiketnya ng ke booking-booking jg, saat itu masih galau , galaunya adalah jikalau ada masalah dengan visa (berdoa ng ada masalah sh), bagaimana jika tiketnya re-schedule oleh pihak airlines bisa berantakan tuh iten yg sudah di susun, selain itu juga kenapa belum beli tiketnya karena ortu belum selesai urusan perpanjang paspor, nah sehari setelah ortu selesai perpanjang paspor, mau coba cek tiket Air Asia di jadwal 5 - 20 Juli yang tadinya termurah dannn ternyata oh ternyata harga tiket sudah menjulang tinggi, yang kalau di konversi ke dalam mata uang IDR harga awal nya sekitar sekitar 8 jutaan dan sekarang harga sudah 13 jutaan..... jrengg (nah lohh plin plan shh dalam hati berkata) namun tidak perlu di sesali dan tidak perlu menyalahkan siapa-siapa, positive thinking aja dan mudah-mudahan di tunjukan jalan lain untuk bisa berangkat, dan saat itu mendadak waktuku habis buat cari informasi-informasi alternatif lainnya. Mengenai pemilihan flight diatas tergantung kesepakatan dengan anggota team dan team leadernya, jadi tidak ada patokan khusus, tapi informasi  umroh mandiri Ramadhan yang saya baca-baca dari hasil Googling, mayoritas memilih flight yang di sebutin diatas.

Teringat kembali group pertama (yang berangkat 4 - 21 Juli 2015), group inilah yang pertama kalinya saya berdiskusi dengan team leadernya saat mencari informasi tentang Umroh Ramadhan, lewat komunikasi dan segala macam perihal umroh ramadhan, dengan orang-orang dengan niat yang sama, di groupnya ini sudah ada 2 tim yang confirm berangkat dengan total 90 orang dan komunikasi diawal saat itu tim 1 sudah full dan jadilah gabung ke tim 2, jujur awal-awalnyanya tidak terlalu intens komunikasi dengan group ini, saya sendiri banyak sebagai silent reader, pertimbangannya dari jadwal yang sudah di sepakati, waktunya kurang pas dengan jadwal cutiku yang sudah di approved (berangkat lebih awal dan balik lebih lama), alternatif flight yang ditawarkan juga semua starting dari singapore, otomatis spend the time sehari lagi untuk berangkat dan pulangnya, tapi entah kenapa jauh dalam lubuk hati tetap optimis dengan group ini, karena kurang mengikuti informasi di group whatsup selang beberapa hari akhirnya team 2 di group ini dinyatakan juga sudah full, saat itu jadinya kebingungan sendiri mengenai lanjut tidaknya rencana umroh ramadhan ini, segala macam usaha dan doa saya coba, termasuk contact ke team leadernya dan bertanya apakah masih memungkinkan untuk kami bisa bergabung (rencana rombongan kami ada 3 orang yakni saya dan kedua orang tua) dan ternyata masih ada harapan karena oleh team leadernya dimasukan sebagai waiting list jikalau ada jamaah yang ternyata cancel ataupun penambahan seat, ucapan Alhamdulillah terucapkan.
Selang seminggu dapat kabar dari salah satu admin groupnya kalau saya bisa ikut di rombongan mereka karena mereka sudah putuskan untuk nambah seat dari 90 orang menjadi 94 orang, saat itu juga ngobrol ama ortu dan langsung diputuskan dihari dan jam sama untuk booking tiketnya, sontak kaki langsung dilangkahkan ke arah kamar, buka laptop dan browsing www.qatarairways.com, untungnya juga wifi saat itu sedang sangat bersahabat, Bismillah, sambil chating ama admin groupnya ,dan butuh setengah jam untuk melahirkan ini, Alhamdulillah

Terima kasih Team Leader Pak Emilio, Pak Amin dan Mba Estu

Pelajaran dalam perjalanan Part 1 ini :
1. Banyak berdoa
2. Jangan terlalu banyak alternatif pilihan entar pusing sendiri
3. Percaya pada kesan pertama, chemistri dan hati nurani

Melalui tulisan ini, saya juga mau maaf ke team leader di group kedua, group yang tidak jadi saya bergabung, terima kasih untuk tidak bosan-bosannya menjawab pertanyaan-pertanyaan saya sebelumny.

Selasa, 17 Maret 2015

Napak Tilas Daeng Maman Suherman


Ng sabar rasanya kelarin review acara tadi malam, sebelum malam ini sudah berganti pagi. Melalui akun facebooknya @maman1965 ini aq tau orang yang biasa ngisi saat closing statement di Indonesia Lawak Klub (ILK) bakalan hadir di Makassar yang ternyata usut punya usut dari namanya bukanlah orang Bandung teea tapi Daeng Suherman yang terlahir dan menghabiskan sebagian masa remaja di Makassar ini (walahhh sama2jiki orang Bugis Makassar pale, yang dalam bahasa gaul indonesia artinya ternyata Kang Maman itu asli Bugis Makassar , sama dongg J )
Setelah stalking (baca: cari tau) di twitternya singkat cerita schedulenya mulai Jumat hadir di meet and great di Gramedia mall ratu Indah, Sabtu Sore dengan acara yang sama di Gramedia Mall Panakukang, lanjut acara di Sengkang hari Minggu, Senin pagi acara di Unhas, Senin malam acara di Kepo Adhyaksa dan Selasa balik ke Jakarta , namun karena aq saat ini berstatus sebagai orang kantoran jadi bisa hadir acaranya yach pas diluar jam kantor aja,  jadilah bisa mengikuti 2 acara yakni saat meet and great di Gramedia Mall Panakukang pas weekend, dan sharing dengan para blogger di Kepo Adhyaksa yang waktunya after office hour.
Ada berbagai macam ilmu yang sudah kami dapatkan, mulai dari bagaimana menekuni background pendidikan bidang Kriminologi, sebagai Penulis Novel yang anti dengan cerita panjang kali lebar, dunia Jurnalistik yang di gelutinya serta kegiatannya di belakang layar.


Photo dari twitnya @paccarita
Ceritanya di mulai dari saat Kang Maman merampungkan skripsi yang melahirkan buku ”Re:” yang original tulisannya terdiri dari 400-an halaman namun di edit oleh penerbit  menjadi hanya seratusan halaman namun tanpa menghilangkan pesan moral yang ingin disampaikan penulis, buku ini berupa cerita nyata  tentang kehidupan seseorang yang bernama Rere bukan nama sebenarnya, yang hamil di luar nikah dan bertekad untuk tidak menggugurkan  kandungannya karena Rere berprinsip anak yang dikandungnya ini tak berdosa dan berhak untuk hidup, sampai akhirnya ketemu dengan “Germo” yang tadi di pikirnya adalah Ibu baik-baik yang akan membantu kehidupannya, belakangan bahwa Rere harus membayar semua apa yang sudah di keluarkan oleh si  Germo tadi dengan menjadi pelacur untuk pasangan lesbian, Kang Maman yang saat itu sedang menulis skripsi tentang kehidupan dunia ini  menyamar sebagai sopir pribadi dari salah satu pelacur bahkan di depan mata penulis melihat mata kepala sendiri bagaimana kejamnya kehidupan tersebut, bagaimana nyawa bukanlah suatu yang berharga, apabila ada yang berkhianat kepada di “Germo” tadi maka tidak segan-segan mengirimkan mafia untuk menghabis nyawanya, termasuk di penghujung cerita saat Rere sudah melunasi semua utang-utangnya dan berniat kembali ke kampung halaman namun selang beberapa hari sebelum kembali kekampung halaman, Rere sudah di temukan dalam keadaan terbunuh di kamar kosannya,  namun sebelum terbunuh Rere sempat menitipkan uang yang cukup banyak kepada si Penulis untuk diteruskan ke Anaknya guna membiayai kehidupan selanjutnya,  pesan yang sempat di titipkan oleh Rere untuk Kang Maman sebelum beliau meniggal bahwasanya  ungkapkanlah kehidupan kami agar dunia tau bahwa ini nyata, dan salah satu pesan moralnya adalah kita sebagai manusia tidak bisa men-judge seseorang dari sudut pandang kita saja, biarlah apa yang terjadi merupakan urusan dia dan Tuhannya, kalau bahasa anak jaman sekarang, Jangan Suka KEPO !!.   
Bokis 1 dan Bokis 2, 2 buku ini yang ceritanya lebih ringan namun membuat penasaran juga dengan tokoh-tokoh yang ada didalamnya, namun kali ini Kang Maman tidak menyebutkannya siapa2 yang dimaksud, bercerita tentang kehidupan sisi lain dari dunia selebritis yang penuh dengan rekayasa, penuh dengan sandiwara dan pencitraan untuk menaikan nilai jual dan rating acaranya. 
Buku lainnya, Notulen Cakep yang isinya tentang bagaimana menyusun karakter-karaketer  pemain-pemain di ILK, keunikan cak lontong dengan muka datar dan tanpa berdosa, Jarwo yang sering jadi bulan-bulanan bullying, dan keunikan masing-masing pemain lainnya, bagi yang jarang nonton ILK ini kemana aja, acara parodi yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta sebut saja namanya bunga eh salah, sebut saja nama statsiunnya Trans 7 tayang  tiap Senin sampai Jumat jam 9.30 malam waktu makassar, oh iya ternyata statement yang di utarakan Kang Maman saat closing acara ini scripnya alami lohh dibuat saat acara berlangsung jadi scriptnya bukan di siapkan dari sebelum tayang.
Salah satu hal yang menarik yang disampaikan bahwasanya ukuran penulis di Indonesia ada banyak, namun yang mampu me-mix- kan tentang cerita dan apa pesan moral yang akan disampaikan oleh penulis mengena atau tidak di sisi pembaca itu yang jarang, hal yang lain  ternyata masih ada aktor-aktor  jurnalis yang masih berada di koridornya menjaga ke profesionalitas profesinya, saya kira media cetak/koran isinya yang bener cuman hari dan tanggal aja namun isinya hmmm “No Comment” bahasa yang ngehits di zaman Desy Ratnasari hahah ketahuan angkatannya ,biarin J
Di sesi tanya jawab juga saya menanyakan perihal dua hal, hal yang pertama tentang bagaimana menciptakan kalimat ide-ide kreatif yang tak lazim di dengar, dan pertanyaan kedua bagaimana agar bisa tulisan bisa diterima penerbit  ciyeee punya rencana nh bakalan ngirim link blognya ke penerbit (talk to my self),  aq sh  target awal ng muluk-muluk, blognya dibaca selanjutnya diberi masukan apa yang kurang, syukur-syukur diterima Aminn (yang baca tulisan ini bantu di Aminin yach), dan kalau saya rangkumkan jawaban dari Kang Maman atas pertanyaan saya adalah perkaya diri dan kosa kata dengan cara banyak membaca dan asah dengan menuangkannya di tulisan.
Selaku anak Makassar saya pribadi bangga selain Jusuf Kalla dan Abraham Samad yang saat ini lalu lalang di layar kaca, ternyata kami juga punya Daeng Suherman yang sisi lain dari pekerja profesional di bidangnya.
Terima kasih atas sharing2nya Kang/Daeng, jangan pernah bosan ke Makassar, bantu kami agar mengambil sisi positif yang bisa menjadikan “The New”  maman dan mimin dengan cara kami di generasi –generasi  selanjutnya . Sukses dengan buku “Re:” nya yang akan difilmkan, sukses dengan buku “Hijab”nya yang akan dikelarin sebelum ramadhan (kalo perlu tambahan referensi bisa ajak2 sayah  :)  )
Terakhir, sampaikan salam kami kepada sang Ibunda  yang sudah mendidik kental  dengan darah Makassar-Bugisnya dan berhasil menanamkan prinsip filosofi perahu phinisi, sekali layar terkembang pantang untuk mundur kebelakang, Sekali merantau pantang pulang sebelum berhasil (eh tapi aq bukan nyontek loh, kayaknya kurang lebih prinsipku gini juga dh waktu awal merantau untuk kuliah di Jogja, hmm jadi kepikiran mau nulis ceritaku di masa-masa “Itu” tapi nanti  yach aq lanjutin di tulisan blog selanjutnya sembari ingat-ingat kembali masa “Itu” yang sudah puluhan tahun berlalu)
Keep Writing dengan Mata Hati !!!
Dinihari, 17 Maret 2015

Senin, 09 Maret 2015

Kelas Inspirasi #3 Makassar

Alhamdulillahh... kata yang terucapkan saat selesainya kegiatan Kelas Inspirasi 3 di Makassar hari ini, oh iya Kelas Inspirasi ini kegiatan sehari para profesional turun ke sekolah sebagai tim pengajar guna berbagi pengalaman dengan murid-murid Sekolah Dasar serta berbagi cerita dan pengalaman tentang profesi masing-masing, tidak hanya sebagai tim pengajar kelas inspirasi ini juga mengundang relawan sebagai tim Photographer dan Videographer yang bertugas meliput kegiatan ini, untuk Makassar kegiatan ini berlangsung setiap tahun dan 2015 adalah kegiatan yang ketiga kalinya, saya sendiri baru bergabung dengan kelas inspirasi di Makassar di tahun ini doohhh kemarin-kemarin kemana aja jenggg, bergabung dengan tim 4 dari 19 tim yang sudah disusun panitia, tim 4 kebagian di SD Borong Jambu 1 , oh iya SD Borong Jambu ini terdiri dari 3 sekolah yakni SD Borong Jambu 1, 2 dan 3 jadi ada tim 10 dan tim 13 juga yang kebagian di SD Borong Jambu 2 dan 3

Sebelum hari H, kita ada briefing dulu sebelumnya di tanggal 1 maret 15 bertempat di Sekolah Athirah jalan Kajolaliddong, termasuk informasi anggota timnya siapa aja dan dan lokasi SDnya dimana, karena anggota timnya sudah kenalan lanjut koordinasi dengan tim kebanyakaan via group WhatsApp up sh heheheh dan H-1 kita koordinasi langsung dengan pihak sekolah dan sekalian survey lokasi, oh iya SD Borong Jambu 1 ini terletak di jalan Antang Raya dekat dengan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan untuk murid-murid di sekolah ini ada yang masuk kelas pagi dan kelas siang, karena jadwalnya kita sampai jam 12 aja jadinya kebagian untuk murid-murid yang masuk kelas pagi aja yakni Kelas 3A, 3B, 4A, 5A, dan 6A (ada 5 kelas).

Tibalah hari H, hari kegiatan ini dilaksanakan Senin 9 Maret 15, dimulai jam 07.00 pagi sebelum masuk ke kelas, bersama sama kita upacara bendera dulu  
Suasana Upacara Bendera SD Borong Jambu 1, 2 dan 3



Sebelumnya, saya mau kenalin dulu tim 4 dan fasilitator/panitia siapa aja , termasuk kepala sekolahnya :)
Atas kiri ke kanan: Tri Agustin (Titin) profesi Pramugari di salah satu industri penerbangan Indonesia kebetulan pas di hari inspirasi ini jadwal terbangnya lagi off sebelahnya Yesti Muryanti (Saya :P ),  Akuntan di salah satu perusahaan gas/LNG minta ijin kantor untuk kegiatan ini dan Alhamdulillah di ijinkan :) , Nining Ekawati (Nining) Mahasiswa desain grafis, tugas sebagai photografer di tim kami serta membantu desain untuk gambar pohon inspirasi yang digunakan di closing acara nanti, Ibu yang memakai seragam PNS warna hijau ini Ibu Hj A. Pathanah Kepala Sekolah dari SD Borong Jambu 1, sebelahnya Bu Upik A. Miskad (Bu Upik) ketua tim kami, profesinya Dokter/Peneliti di Salah satu kampus Makassar, yang berbaju hitam Tridias Soja Anggraini (Anggi) profesinya Reporter di Stasiun Televisi Nasional, Anggie ini jauh-jauh datang dari Jakarta loh untuk ikut kelas inspirasi ini thumbs up dh pokoknya, 2 paling kanan Estu dan Arya adalah mahasiwa dan juga sebagai fasilitator/panitia untuk team kami, sementara yang sedang duduk paling kiri yang pegang kamera tugas sebagai photografer di tim kami juga dan sebelahnya satu-satunya cowok di tim pengajar kami yakni Andi Rahmat Saleh (Rahmat) Dosen disalah satu Kampus di Makassar, oh iya tadi sengaja saya tidak menyebutkan nama perusahaan/kampusnya tempat mereka bekerja hehehe:)

Sesuai jadwal kita mulai kegiatan  jam 8 pagi, schedulenya sudah dibuat sebelumnya dan tim pengajar memiliki sesi selama 30 menit di masing-masing kelas.
Tantangan menggambarkan profesi ke anak-anak SD gampang-gampang susah sebenarnya, karena kita harus mencari bahasa yang mudah di cernah dan di pahami, mencari gambaran yang ada di dunia mereka dan bagaimana mereka menjadi antusias dengan penjelasan kita, jadilah kita membawa properti masing-masing yang dekat dunia mereka.

Pramugari, Titin kali ini membawa properti berupa miniatur pesawat dan alat peraga keamanan di pesawat agar anak-anak mudah paham dengan profesi pramugari

Saya sebagai akuntan profesi kurang familiar sepertinya dengan dunia anak-anak, akhirnya saya kepikiran membawa permainan monopoli yang menggambarkan salah satu tugas dari akuntan :)

Dosen, Rahmat juga membawa properti berupa gambar sebagai alat peraga dan permainan

Dokter/Peneliti, Bu Upik ini mempersiapkan 2 macam properti berupa gambaran profesi peneliti dan steteskop sebagai alat peraga

Reporter, Anggi perlengkapan berupa miniatur televisi dan alat siaran / mic serta anak-anak diajarkan untuk belajar menjadi presenter  
 

Akhirnya waktu sudah menunjukan jam 12 siang, run down acara pun sudah hampir selesai, waktunya penghujung acara dimana anak-anak menuliskan cita-cita mereka di pohon cita-cita yang sudah disiapkan




Setelah kegiatan selesai, acara berikutnya yakni kegiatan refleksi, acara ini di adain di Sekolah Athira Jalan Kajolalidong Jam 2 Siang (di hari yang sama setelah acara di sekolah tadi), namun sayang saya tidak bisa banyak bercerita mengenai kegiatan ini karena tidak ikutan ke acaranya (Maaf teman2 harus balik kantor duluan), namun dapat kiriman photo keseruan acaranya
Seruuu rasanya kegiatan hari ini, kebahagiaan yang penuh dengan makna, berbagi dan bercerita bersama anak-anak, bekerja dengan orang-orang seru dan menyenangkan walapun kita baru bertemu , Terima Kasih Tuhan mengirimkan orang-orang Terbaik-Mu hari ini, jadi kepengen ikut lagi kelas inpirasi berikutnya :)


See You My Great Team, We Already Finished It, Thousand of Thanks to Make My Monday is AWESOME 

Jumat, 06 Maret 2015

Amazing Muslimah Makassar

Welcome March .... kali ini mau berbagai cerita pengalaman seru kegiatan-kegiatan Mba Peggy selama 2 hari. Makassar adalah kota pertama di bulan maret 2015 yang di datangi oleh Mba Peggy dalam rangka dakwah berjudul Amazing Muslimah Hug & Tour, program kali ini menggandeng Dompet Dhuafa, aq ceritanya mulai dari Mba Peggy tiba di Makassar sampai beliau balik ke Jakarta kali yach (biar urut maksudnya hehehe)

Sabtu malam tepatnya di penghujung Februari Mba Peggy sudah tiba di Makassar, di sambut gerimis malam, kami rencana sembari briefing sekaligus makan malam bersama para panitia dan tentunya Mba Peggy dan team , kali ini tempat malam yang dipilih Mie Titi Jalan Perintis, ternyata mie titi ini kesukaanya Mba Peggy (oh iya selain mie titi , mba peggy ternyata juga suka dengan kuliner Makassar dan hafal beberapa makanan khas seperti coto nusantara, bakso ati raja, otak-otak, pisang ijo haahaha ketahuan dia doyan makan upss :) ) , setelah selesai makan malam dilanjutkan briefing mengenai kesiapan sebelum hari H, rundown acara, update pembicara, peserta dan hal teknis lainnya, dan ng terasa saking serunya ngobrolnya sampai jam 10 malam lohh , wahh waktunya pulanggg , waduh saking serunya tadi lupa motret pas makanan masih complete disajikan, jadinya sesi photo2nya di dkt meja makan aja

Amazing Muslimah ini diselengarakan di gedung Auditorium Hasanuddin, di Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kompleks Antang, Minggu 1 Maret 2015 mulai pukul 08.00 pagi sampai jam 02.00 siang.

Pukul 06.30 para panitia dengan dress code baju hitam dan Jilbab merah, sudah berkumpul di tempat acara , diawali dengan koordinasi final semua divisi, mudah-mudahan acaranya berjalan lancar sampai dengan selesai, Amin, Bismillah
Photo saya tidak ada diatas karena kebagian untuk jemput Mba Peggy dari hotel ke tempat acara :)

Pagi sesampainya saya dihotel saya dan Mba Peggy sarapan pagi bareng :) sambil ngobrol2,ternyata orangnya ramah dan aseek loh diajak ngobrol mulai dari hal-hal tentang agama maupun hal-hal umum lainnya (rada bawel juga sh sebenarnya #ehh), oh iya di waktu luangnya sambil menunggu instruksi "berangkat" dari panitia di lokasi acara, Mba Peggy isi waktunya dengan baca Alqur'an (hebat nh Mbanya dalam hatiku) sementara saya baca2 path & twitter :) sekalian minta update ke teman2 panitia yang ada dilokasi acara.

Tepat jam 10.00 kita start dari hotel (perjalanan kurang lebih 30 menit), sebelum berangkat photo dulu karena kalo udh sampai di tempat acara pastinya udh banyak orang, ambil gambarnya jadi buru-buru dan kameranya bisa kurang fokus hehehe alesaaannn bilang aja mau photo bareng 
30 menit perjalanan lagi-lagi mba peggy isi waktunya dengan membaca, sesekali ngobrol jawab pertanyaaan2 saya sh tepatnya seputaran aktivitas2 dan cerita-cerita kegiatannya di waktu luang, sempat intip buku apa yang di bacanya ternyata buku kumpulan doa-doa hehehe kirain baca novel kisah misteri abisnya serius banget , tapi bener loh Mba Peggy bisa konsentrasi banget kalo lagi baca di mobil sekalipun.

Sesampainya di lokasi acara yang sudah di nanti-nanti, saat itu sesi 2 pembicara sebelumnya sudah hampir selesai, sekarang sesi Mba Peggy untuk naik ke panggung
Sebelum Mba Peggy tampil sesi sharing diawali oleh Ibu Kurniawati Zainuddin , S.Psi, MA (Dosen Psikologi UNM) dan Ibu Zakiyah (Owner Bakso Kalbu).
Pembukaanya diawali saat ini Mba Peggy mengungkapkan salah satu tulisan dibukunya mengenai awal "Jatuh Hati" dengan Islam (sudah ada 4 judul buku agama loh yang dibuat)

Di sesi sharing ini ada banyak pelajaran dan pengalaman yang di bagi ke peserta:
1. Di awali dengan berbagi cerita Mba Peggy bisa "mewakafkan" dirinya untuk terjun ke dunia dakwah dan meninggalkan kehidupan duniawi, dan saat-saat titik terpuruk dalam kehidupannya dan Ayat yang pertama kali di bacanya yakni Iqra yang artinya Bacalah, dari sini pesan tersiratnya (pendapat saya) dari apa yang disampaikan bahwa Al-Quranlah yang menjadi solusi yang ampuh di setiap kebingungan duniawi
2.  Setelah ditempa berbagai macam masalah, petunjuk-petunjuk dari Allah yang membukakan satu persatu jalan dari permasalah yang dihadapi. Di sesi tanya jawab ada salah satu peserta yang menanyakan tentang apa yang menjadi inspirasi Mba Peggy merubah jalan kehidupannya dan dijawab tidak lain karena petunjuk Allah SWT dan Doa-Doa orang tuanya.
3. Terlalu cinta akan duniawi akan menjadikan kita menjauh dari Ajaran-Nya karena formula yang digunakan bukanlah formula Allah.
4. Kerja yang dilaksanakan dengan dasar Ibadah kepada Allah, akan menetramkan hati, mengikhlaskan diri dan bertawakkal, serta berfikir positif
5. Bacaan Alquran yang di lantunkan terdengar fasih, memberikan pembelajaran bagi saya pribadi bahwa tidak ada yang tidak mungkin, proses pembelajaran Agama yang di jalankan Mba Peggy ibarat mobil yang lari dengan kecepatan diatas rata-rata.
6. Senantiasa belajar dan jangan malu untuk belajar, menghafalkan Alquran, memanfaatkan waktu luang yang lebih bermanfaat


Satu yang membuat saya kagum, Mba Peggy aja yang "dulu" gayanya "selengean" (heheheh maaf yach Mba, ng punya padanan kata yang tepat untuk gambarin kehidupannya dulu). Selalu ada jalan bagi yang ingin menemukan jalan.


Setelah sesi sharing selesai, ada beberapa kegiatan penggalangan dana / infaq berupa lelang busana muslim, penjualan buku, bross termasuk photo bersama dengan Mba Peggy.

Amazing Muslimah ini berupa kegiatan mengajak para muslimah untuk membumikan Al-Quran dan semua Infaq dan hasil dari penggalangan dana tadi akan digunakan sepenuhnya untuk Pelatihan Membaca Al-Quran dengan target 10.000 Muslimah secara Gratis tanpa di pungut biaya,

Dari pagi sampe siang bersama, dari sarapan di hotel sampai acara selesai, mau ngucapin million of thanks, personally I get thousand of lesson from you Mba Peggy

Ini kisah seruhku bersamamu dan para team sukses acara Amazing Muslimah, terima kasih kerjasama yang kompak dengan semua team, terima kasih telah membuat weekend diawal Maret ini menjadi lebih berkesan.


Terus menginspirasi Muslimah Makassar, di tunggu kedatangan berikutnya Mba :)